• Merdeka Secretariat

Statement on the 49th Anniversary of the Proclamation of the Republic of West Papua

Updated: Jul 1

July 1, 2020


Terjemahan Bahasa Indonesia di bawah.


On 1st July 1971, in a historic gathering in Port Numbay now known as the city of Jayapura, the people of West Papua led by the Organisasi Papua Merdeka (OPM / Free Papua Movement), unilaterally declared an independent republic in defiance of the result of the fraudulent 1969 referendum that forcibly annexed the territory of West Papua to be part of the Republic of Indonesia.


The people’s assertion of their right to self-determination continues today and grows ever stronger as seen in the unprecedented West Papua uprising of 2019.


The global Black Lives Matter movement further pushed the hidden genocide in West Papua into global discourse, but more importantly in the national discourse. For the longest time, Indonesian regimes including the present Widodo Administration have been covering up its crimes against humanity, from the systematic revision of history to blatantly banning the media and humanitarian organizations from documenting the atrocities happening in West Papua.


Keeping the citizens in the dark about West Papua has been instrumental for the state to be able to divide the Indonesian and Papuan peoples, to the point that the state can organize armed paramilitary groups to attack Papuans, side by side state police and military, just as it had done in East Timor.


International solidarity for West Papua is needed and necessary to expose Indonesia on a global scale and to promote international recognition of the legitimacy of the West Papuan people’s call for self-determination.

In this light, the Merdeka West Papua Support Network and its conveners, the International Indigenous Peoples Movement for Self-Determination and Liberation (IPMSDL), and the International League of Peoples Struggles (ILPS) Asia-Pacific Chapter is declaring July 2020 as Solidarity Month for West Papua. The month shall feature webinars, short video series, and other online and offline actions in line with the goal of increasing global awareness on West Papua and connecting West Papua support groups across the continents.


We are inviting all West Papua-supporting individuals, organizations, formations, and institutions to participate in this solidarity month. Announcements on the events shall be posted on our online platforms as well as that of the IPMSDL and ILPS Asia-Pacific.



The struggle continues! Papua Merdeka!



Reference:


Deewa Dela Cruz

merdeka.sec@gmail.com

+63 927 901 9830 (WhatsApp only)

Pada tanggal 1 Juli 1971, dalam pertemuan bersejarah di Port Numbay yang sekarang dikenal sebagai kota Jayapura, orang-orang Papua Barat yang dipimpin oleh Organisasi Papua Merdeka (OPM ), secara sepihak mendeklarasikan sebuah republik merdeka untuk menentang hasil dari referendum 1969 yang menipu yang secara paksa mencaplok wilayah Papua Barat untuk menjadi bagian dari Republik Indonesia.


Perjuangan rakyat tentang hak menentukan nasib sendiri terus hari ini dan tumbuh semakin kuat seperti yang terlihat dalam pemberontakan Papua Barat 2019 yang tidak terjadi dalam waktu yang lama.


Gerakan Black Lives Matter global semakin mendorong genosida tersembunyi di Papua Barat ke dalam wacana global, tetapi yang lebih penting dalam wacana nasional. Untuk waktu yang lama, rezim Indonesia termasuk Pemerintahan Widodo saat ini, telah menyembunyikan kejahatannya terhadap kemanusiaan, dari revisi sistematis sejarah hingga secara terang-terangan melarang media dan organisasi kemanusiaan mendokumentasikan kekejaman yang terjadi di Papua Barat.


Menjaga warga dalam kegelapan tentang Papua Barat telah menjadi alat bagi negara untuk dapat memecah belah orang Indonesia dan Papua, sampai pada tingkat bahwa negara dapat mengatur kelompok paramiliter bersenjata untuk menyerang orang Papua, berdampingan dengan polisi dan militer negara, seperti yang terjadi di Timor-Leste.


Solidaritas internasional untuk Papua Barat diperlukan untuk mengekspos Indonesia pada skala global dan untuk mempromosikan pengakuan internasional atas legitimasi tuntutan rakyat Papua untuk penentuan nasib sendiri.

Dalam hal ini, Merdeka Network dan para organisasi pendirinya, Gerakan Masyarakat Adat Internasional untuk Penentuan Nasib Sendiri dan Pembebasan (IPMSDL), dan Liga Internasional Perjuangan Rakyat (ILPS) di Asia-Pasifik mendeklarasikan Juli 2020 sebagai Bulan Solidaritas untuk Papua Barat. Bulan ini akan menampilkan webinar, seri video pendek, dan tindakan online dan offline lainnya sejalan dengan tujuan meningkatkan kesadaran global tentang Papua Barat dan menghubungkan kelompok-kelompok pendukung Papua Barat di seluruh benua.


Kami mengundang semua individu, organisasi, formasi, dan institusi yang pendukung Papua Barat untuk berpartisipasi dalam bulan solidaritas ini. Pengumuman acara akan diposting di platform online kami serta IPMSDL dan ILPS Asia-Pasifik.



Perjuangan berlanjut! Papua Merdeka!



Narahubung:


Deewa Dela Cruz

merdeka.sec@gmail.com

+63 927 901 9830 (WhatsApp)

Quezon City, Philippines

  • Instagram
  • Twitter
  • YouTube
This site was designed with the
.com
website builder. Create your website today.
Start Now